09-hukum-aqiqah

Pengertian Aqiqah

 

Aqiqah Menurut bahasa ‘Aqiqah berasal dari ( ‘akhkha – yaukhkhu – yakhkhan ) yang artinya memotong atau menyembelih. Alasan dinamakan ‘Aqiqah, karena dipotongnya leher binatang dengan penyembelihan itu.

 

Ada juga yang mengatakan bahwa aqiqah itu asalnya Rambut yang terdapat pada kepala si bayi ketika ia keluar dari rahim ibu, rambut ini disebut aqiqah, karena ia mesti dicukur. Adapun menurut istilah agama, yang dimaksud aqiqah itu adalah sembelihan yang disembelih saat kelahiran seorang anak, baik laki-laki ataupun perempuan pada hari yang ke tujuh sejak kelahirannya dengan tujuan semata-mata mencari ridho Allah. Syariat aqiqah, yaitu jika anaknya laki-laki maka harus menyembelih 2 ekor kambing, dan jika anaknya perempuan harus memotong satu ekor kambing, telah dikenal dan biasa dilakukan orang sejak zaman jahiliyah, namun dengan cara yang berbeda dengan yang diajarkan oleh Nabi SAW bagi ummat Islam.

 

Aqiqah adalah pengurbanan hewa  yang sudah menjadi tradisi dalam Islam sebagai rasa syukur kita pada Alllah atas lahirnya bayi seorang ibu. Hukum aqiqah ini adalah sunnah muakkad atau sunnah yang dianjurkan, karna aqiqah ini hukumnya sunnah muakkad, maka jika kita tidak melakukannya tidak akan mendapat dosa. Aqiqah dilakukan setelah 7 hari kelahiran seorang bayi. Dengan aqiqah di harapkan sang bayi memperoleh kesehatan lahir dan batin. Di tumbuhkan dan di kembangkan lahir dan batinnya dengan nilai-nilai ilahiyah.

 

Demikian untuk pengertian aqiqah. Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *