tata cara melakukan aqiqah

Tata cara melakukan Aqiqah

Aqiqah adalah ibadah sunnah yang dilakukan dengan memotong hewan kambing pada bayi yang baru saja dilahirkan. lalu seperti apa tata cara melakukan aqiqah yang dianjurkan oleh Rasulullah?

 

  1. Waktu Aqiqah yang di Anjurkan oleh rasulullah.

    Rasulullah bersabda:
    “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.”

    Menurut sabda tersebut, para ulama telah sepakat bahwa waktu aqiqah yang paling utama adalah hari ke-7 dari awal kelahirannya.  Dan jika berhalangan anda tetap dapat melaksanakannya hingga hari ke-14 atau ke-21.  lalu untuk seorang muslim dalam kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan, maka terlepaslah kewajiban melakukan aqiqah ini. Tidak akan mendapat dosa jika meninggalkan ibadah ini, kecuali jika ia memang tidak mampu. Bahkan pendapat yang mengatakan aqiqah bisa dilaksanakan saat hari ke-14 atau ke-21 pun masih rendah, yang jelas Rasulullah SAW mengajurkan kita agar menyegerakan ibadah aqiqah saat hari ke-7 agar amalan kita segera diterima Allah SWT.

 

  1. Mengetahui Jumlah Hewan yang Akan Diaqiqahkan berdasarkan jenis kelamin anak tersebut

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda :

“Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.” [HR Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad]

Hadits diatas menjelaskan anjuran melaksanakan aqiqah bagi anak laki-laki yaitu 2 ekor kambing/domba. Namun jika kondisi harta orang tua tidak mencukupi membeli 2 ekor kambing/domba bagi anak laki-laki, maka diperbolehkan untuk membeli 1 ekor kambing/domba saja.  Sedangkan untuk anak perempuan, sudah dijelaskan bahwa hanya menyembelih 1 ekor kambing/domba.

 

  1. Pemberian Nama dan Mencukur Rambut

Pada saat menyelenggarakan Aqiqah, disunnahkan untuk memberikan nama dan melakukan cukur rambut kepada anak yang baru lahir. Karena nama adalah doa bagi kebaikan sang anak ke depannya.

 

  1. Hewan Yang aka disembelih harus sesuai syariat islam.

Berikutnya Hewan yang menjadi syarat untuk disembelih adalah hewan yang memiliki kriteria sama seperti hewan qurban. Umur dari hewan ini minimal setengah tahun. dan kondisi hewan sehat dan tidak cacat.

 

  1. Pembagian Daging Hewan Aqiqah

Pembagian daging aqiqah berbeda dengan qurban. Dalam aqiqah, anda harus membagikan daging tersebut dalam kondisi sudah masak.

Hadits Aisyah r.a:

“Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh”. (HR al-Bayhaqi)”

 

Dalam hal ini, keluarga disunnahkan pula untuk mengkonsumsi daging aqiqah. Sedangkan daging sepertiganya, dihadiahkan kepada tetangga dan fakir miskin.

 

Seperti itulah tata cara melakukan aqiqah yang di anjurkan oleh rasulullah saw.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *